Menggunting

Anak usia batita masih dalam tahap aktif mengembangkan berbagai kemampuan fisik, afektif dan kognitif. Ketrampilan motorik kasar maupun motorik halus semakin terasah dengan adanya stimulasi sehingga kemampuan dalam merespon semakin meningkat. Oleh karenanya  orang tua harus aktif menstimulasi mereka dengan memberikan aktivitas yang bisa mengembangkan ketrampilan dan kemampuan anak, misalnya menggunting. Dari aktivitas menggunting ini, kita bisa memberitahukan kegunaan gunting dan mengajari anak  agar bisa menggunting dengan benar. Selain itu, aktivitas ini bisa mengembangkan motorik halus serta kemampuan berbahasa.

Beberapa hari ini Fatih lagi senang bermain gunting. Kalo dah pegang dengan benda yang satu nie, ia serius sekali. Bisa berlama-lama and gunting-gunting kertas. Saya punya bermacam-macam gunting, ada yang panjang, pendek, besar, kecil and 2 gunting zig-zag. Biasanya saya beri ia gunting yang mata guntingnya terbuat dari fiber, tapi ia ga terlalu suka soalnya susah untuk menggunting. Ceritanya dulu mau beli gunting zig-zag, karena keburu-buru  jadi ga teliti milihnya, mata guntingnya ga dari logam (tapi dari fiber) jadi ga bisa gunting kain atau kertas yang ukurannya tebal. Nyesel juga deh….. Akhirnya di lain kesempatan beli lagi…

Akhirnya saya berikan gunting kecil dan memberikan kertas-kertas bekas untuk ia belajar menggunting. Dan ternyata ia semakin mahir, kemana-mana bawa gunting dan mencoba menggunting apa saja. Saya biarkan untuk proses belajarnya, asalkan tak menggunting yang berbahaya misalkan kabel yang tertancap di stop kontak. Yang ini biasanya saya cabuti dulu. Saya liat ia begitu asyiknya, sehingga dengan begitu saya bisa melakukan pekerjaan lain karena memang selama ini  biasanya ia susah sekali berpisah dengan ibunya.  Saya tinggal masak. Tapi lama sekali kok ia ga nyari Ibunya, padahal biasanya sebentar-bentar ia nengok saya untuk memastikan kalo saya masih ada. Saya penasaran dan melihat apa yang dilakukannya,…..lhoh….Fatih menggunting Ensiklopedinya, kitab ayahnya, sprei……(Waduh bahaya nie).

Karena terlalu semangatnya gunting menggunting. Semuanya digunting, daun bunga kamboja yang belum seberapa jumlahnya, buku, dll.  Pernah suatu ketika saya sedang berada di depan computer, karena di dalam rumah, saya tak pakai jilbab. Tiba-tiba……”Kres”, rambut saya digunting. Kemudian ia bilang,” Rambut….Ibu….gunting” (maksudnya rambut Ibu digunting). Kejadiannya berulang beberapa kali kalo saya pas ga pake jilbab….

Aktivitas yang bermanfaat perlu difasilitasi, tetapi juga harus diberi pemahaman apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Misalkan tidak boleh mengguting kabel, buku-buku, baju, dll. Ya …tetap harus dalam pengawasan. Namanya juga anak kecil yang baru belajar….perlu pendampingan. Nah di bawah nie kegiatan yang bisa disiapkan oleh orang tua untuk aktivitas gunting menggunting:

  1. Persiapkan beberapa gunting kecil berujung tumpul atau bulat yang aman digunakan oleh anak usia kelompok bermain.
  2. Ajarkan cara memegang gunting yang benar kepada anak, yaitu ibu jari, jari tengah dan jari manis berada di dalam lubang gunting untuk menstabilkan gerak gunting, dan jari kelilingking menekuk ke arah telapak kanan.
  3. Pastikan bahwa anak tidak sendirian saat memegang gunting sebab anak dapat menggunting benda apa saja di sekitar mereka
  4. Setelah anak sudah dapat memegang gunting, bimbinglah anak menggunting garis-garis yang ada di buku secara vertikal atau tegak lurus dari bawah ke atas sampai batas garis.
  5. Selanjutnya minta anak menggunting garis-garis yang ada di buku secara horizontal atau mendatar dari kanan ke kiri sampai garis batas.
  6. Kemudian, latih anak untuk menggunting kertas warna kecil-kecil lalu ditempelkan dalam huruf atau bentuk tertentu
Advertisements

Terowongan

Ekspresinya lucu ketika Fatih berhasil melewati terowongan. Mula-mula ia agak ragu untuk memasukinya karena ini pengalamannya yang pertama. Lama kelamaan kok ia jadi penasaran juga. Continue reading

Fatih’s First Books

Kali ini fatih diajak jalan-jalan ke toko buku. Awalnya sih cuma diem aja, tapi lama kelamaan kok pingin juga ngeliat ibunya asyik baca-baca buku. Jadi gitu-gitu deh, dah ga bisa ibunya baca-baca lagi soale ia minta turun, jalan kesana kemari n ngacak-ngacak buku. Wah dah diliatin shopkeeper-nya tue…

Continue reading

Kami Beri Nama Ia Fatih Fauda

Kehadiran buah hati merupakan suatu hal yang didambakan oleh setiap pasangan suami istri. Demikian halnya yang kami rasakan. Selang sebulan setelah pernikahan kami pada tanggal 28 Februari 2008, aku tidak mendapatkan haid. Mungkin karena sudah terlalu banyak referensi tentang kehamilan dan juga tanda-tandanya, kami sudah mengira sebelumnya. Continue reading