Ke Kebun Binatang

Dua minggu yang lalu, kami mengajak fatih rekreasi ke Kebun Binatang Surabaya yang terletak di Jl. Setail no. 1 (persimpangan Jalan Raya Darmo, Jalan Wonokromo Raya, dan Jalan Joyoboyo)
Wonokromo,Surabaya, Jawa Timur . Kebun Binatang tertua di Indonesia ini katanya pernah jadi yang terlengkap koleksinya se Asia Tenggara lho…tapi sekarang?? Ga tahu…

Patung ikan suro dan buaya

Ini sudah yang ketiga kalinya kami berkunjung ke KBS. Kali pertama ketika fatih berusia 10 bulan. Tapi waktu itu itu ia belum begitu menikmati pemandangan satwa-satwanya. Malah terlihat asyik mengamati anak-anak TK yang memang pada hari itu banyak berkunjung. Ya maklum hari sabtu, bukan hari efektif untuk belajar, biasanya digunakan untuk field trip.

 

Kali kedua, dah sampai kebun binatang tapi ga jadi masuk soalnya belum buka. Perkiraan kami bukanya jam 8, tapi ternyata jam 9.30. padahal kita sampai sana jam setengah delapan. Pikir kami lebih enak datangnya pagi, soalnya belum terlalu ramai….tapi kok kepagian. Daripada nunggu lama-lama, dah mending lain kali aja masuknya.

Ketiga kalinya hari sabtu tanggal 24 kemarin. Sengaja ngambilnya hari sabtu atau hari-hari efektif, so suasananya ga terlalu ramai dan bisa lebih leluasa. Ya masih tetep bareng sama anak-anak TK. Masuk ke pintu masuk kebun binatang rasanya ia sudah ga sabar untuk segera bereksplorasi. Ia minta turun dari gendongan. Ia pingin jalan sendiri. Begitu masuk ada peta lokasi kebun binatang. Kemudian ngambil jalur kanan, ada kandang burung merak, yang kalo biasanya ia hanya bisa lihat di VCD Harun Yahya. Pas disini nie bisa liat langsung, kebetulan ada ekor merak yang sedang mengembang, jadi bisa lihat ciri kas burung berbulu indah nie.

Peta lokasi satwa

Fatih pinginnya jalan terus, so ga bisa lama-lama menikmati satwanya. Berada di kandang unta serasa berada di Timur Tengah . Di sini ada bangunan khas Timur Tengah, kayak kubah masjid gitu. Mentang-mentang didatangkan dari Timur Tengah kali ya….. Tapi kalo urusan makanan, mungkin untanya serasa berada di surga, soalnya banyak rumput-rumput hijau. Tak seperti di negerinya sana, yang terkadang ranting kering aja dimakan…hehe. Untanya lagi makan! Nyam-nyam..nyam. Aku ajak fatih agak mendekat ke unta, kemudian memberi makan unta rumput-rumput. Kayaknya fatih kepingin juga ngasih makan. Untung dia ga takut, so ia juga ikut-ikutan ngasih makan. Sebenarnya agak kawatir juga, kalo-kalo tangan mungilnya ikutan kemakan ..hehe. Rupanya ia senang dengan aktivitasnya, malah kalo ditanya gimana kalo unta makan? Mulutnya mempraktekkan…nyam-nyam-nyam….

 

Di sebelah kandang unta ada kandang zebra, Cuma ga bisa liat dari dekat, karena mereka ada di ujung seberang kandang. Membiarkan Fatih tetap jalan kayaknya kasihan juga, walaupun ia suka jalan sendiri. Tapi digendong aja, lagipula nie lagi di kandang komodo, ga bisa liat kalo ga digendong. Komodo Warnanya kayak tanah, lagi diem lagi ga beraktivitas. Kalo ga jeli, ga terlalu kelihatan…

Kandang demi kaandang dilewati satu persatu. Gorila, monyet, jerapah, kuda nil, singa, bison, banteng, gajah …wah ga bisa ngabsen semua komunitas kebun saking banyaknya.Capeknya jalan ngitari kebun binatang dari kandang ke kandang. Akhirnya banyak juga yang terlewat untuk ga dilihat.
Sampai di kandang kanguru, ia terlihat senang. Bisa melihat lebih dekat dengan binatang lucu yang satu ini melompat-lompat. Kok kecil?? Iya..memang beda dari kanguru yang biasa dilihat di VCD. Jenisnya beda, soale didatangkannya tidak dari Australia tapi dari jenis yang hidup di Indonesia bagian timur. Fatih ngasih makan kanguru. Rasanya pengalaman ini sangat melekat sekali di benaknya. Ia suka nirukan kalo ditanya cara makannya kanguru. Ditanya kanguru berjalan, ia melompat-lompat. Duh anak nie….

Kandang selanjutnya adalah rusa tutul. Sama halnya seperti di kandang unta dan kanguru, ia juga memberi makan langsung dari tangannya. Rupanya ia ga takut sama binatang. Kalopun bisa memberi makan harimaupun mungkin aja ia mau, heehee…tak berani ambil resiko. Tar ia yang dimangsa…Ketika berada di kandang beruang, bukan beruang yang ia perhatikan, tapi malah air mancur yang ada di dalam kandangnya. Juga ketika berada di kandang leopard, ia lebih asyik melihat pancuran dan juga tertarik dengan gemericik suaranya…

Lumayan lama bereksporasi di kandang binatang buas, kemudian Kami pergi ke aquarium. Masuk ke area ini harus beli tiket masuknya seharga Rp 3000. Koleksi di area ini selain ikan ada juga penyu, kura-kura, ular, iguana. Yang menarik perhatian pada area ini adalah kolam ikan Arapaima gigas yang merupakan ikan air tawar terbesar di dunia. Ikan ini berasal dari Sungai Amazon, Amerika Selatan, dengan panjang yang dapat mencapai 3 meter dan berat 200 kg. Hati-hati….tak boleh memasukkan tangan ke kolam, bisa disambar.

Rupanya rasa perut kami dah lapar, Cuma ga ada tempat tuk makan. Karena tempatnya rimbun jadi agak khawatir, soalnya banyak burung terbang lalu lalang diatas sana. Khawatir tar burung buang kotoran dimana-mana, aku hanya nyuapin fatih aja. Selebihnya makanan ringan aja. Sebenarnya dah bawa bekal nasi juga, cuma ga nyaman menikmatinya.
Selanjutnya kami lanjutkan perjalanan ke kandang burung. Takjub melihat beragam burung dan juga keindahannya. Subhanallah, yang telah menciptakan aneka rupa makhluk yang menawan ini. Rasanya diri ini sangat kecil begitu melihat kebesaran Allah dan kesempurnaan penciptaannya.Tapi, di kandang burung ini, pinginnya ga lama-lama, ga tahan sama bau kotorannya. Sangat tajam!

Di ujung terakhir perjalanan ini ada area permainan untuk anak. Kolam renang, flying fox, bertualang di terowongan, jembatan gantung,dan masih banyak lagi. Tapi sepertinya Fatih merasa ga nyaman disini, karena ia ga suka dengan yang namanya mainan yang dinaiki itu, apa ya namanya aku ga tahu….(biasanya kalo mau naik harus masukkan koin dulu).

Sebelum dzuhur kami dah pulang. Langit sudah terlihat mendung, takut kehujanan di jalan nanti. Alhamdulillah masih bisa menikmati pesona ciptaan Allah.

2 thoughts on “Ke Kebun Binatang

  1. wah….senangnya bisa rihlah ke Bonbin Surabaya bareng keluarga ya umm ^^
    ana terakhir kesono pas ana masih SD, hehe…, maklum rumah mbah ana kan masih sekitaran Wonokromo.

    waktu itu mau diajak suami ke Bonbin ini, cuma Qodarullohu blom kesampaian sampe sekarang. Mungkin lain waktu ya…

  2. iya sama keluarga kecil…aku, fatih n ayahnya. anti asli mana? kalo yang dari balikpapan itu siapa?
    anak-anak pasti senang diajak kesana. semoga bisa berkunjung kesana, insya allah

Comments are closed.