Terowongan

Ekspresinya lucu ketika Fatih berhasil melewati terowongan. Mula-mula ia agak ragu untuk memasukinya karena ini pengalamannya yang pertama. Lama kelamaan kok ia jadi penasaran juga.

Kali ini ia bermain terowongan. Dapat idenya dari majalah ayahbunda. Terowongannya dibuat sendiri dari meja plastik anak yang ditutupi selimut di kedua sisinya. Permainan seperti ini sebenarnya bisa didapat di toko mainan, tapi biasanya dijual satu set dengan ayunan, perosotan, dll.

Awalnya ia belum mau masuk terowongan, lalu aku beri pancingan dengan meletakkan mainan di ujung seberang. Ia masih tampak ragu. Ehm..Mungkin perlu diberi contoh dulu. Tapi….ups, ternyata terowongannya terlalu sempit untukku. Perlahan-lahan ia mulai mengikuti dan masuk dengan merangkak. Tapi….ia berhenti tepat berada dalam terowongan. Tawanya lebar… Rupanya is senang berada di dalam, menikmati temaramnya berada di terowongan. Kusodorkan mainan dari ujung luar. Dan ia merangkak lagi untuk mengambil mainan, kemudian masuk lagi, keluar lagi. Begitu seterusnya. Ia tampak menikmati permainannya kali ini’. Puas dengan merangkak-rangkaknya, kemudian ia naik ke atas terowongan….!!! Saat ini, ia memang sudah tidak merangkak lagi, tapi sudah berjalan dan berlari kesana kemari’.

Walau permainan ini tampaknya sederhana, tetapi ada manfaatnya juga lho… denagn merangkak menelusuri terowongan, secara tidak langsung ia belajar konsep spasial seperti di bawah, di dalam dan di luar. Ia pun mendapat stimulasi sensori melalui tangan dan lututnya. Hal ini penting untuk perkembangan motorik halus dan kasar. Juga melatih keseimbangan tubuh. Selain itu merangkak sangat baik untuk merangsang kerja sama otak kiri dan kanan atau lateralisasi yang berhubungan dengan perkembangan kognitif anak. Ini pendapatnya para ahli lho…

Permainan yang juga ia sukai yaitu masuk gua. Biasanya ia bermain dengan ayahnya. Guanya dibuat dari bantal-bantal yang disusun menyerupai gua. Kemudian ia masuk ke dalamnya. Hal yang paling ia sukai ketika ia merobohkan gua dan ia tertimbun di antara bantal-bantal. Begitu sampai berulang kali….
Abis itu, tugas ibunya beresin kamar yang berantakan karena mereka berdua. Iih gemessnya….

2 thoughts on “Terowongan

  1. Bismillah,
    Assalamu’alaykum warohmatullah…
    mampir dan meninggalkan jejak, skalian mw tanya2..
    Lucunya fatih…umur brp fatih nya?
    nti tinggal dmn?

Comments are closed.